Bimbingan Teknis Online P4TKMatematika

bimtek matematika
Belajar Secara Online

Bagi rekan-rekan guru matematika yang ingin meningkatkan kemampuan teknis dalam mengajar matematika, P4TKMatematika membuka kesempatan mengikuti bimbingan teknis online melalui video conference.

Syarat untuk mengikuti:
1. Guru
2. Memiliki koneksi internet yang memadai untuk koneksi video
3. Dianjurkan untuk memiliki akun Skype dan Google Hangout

Silakan daftar disini

PROGRAM BEASISWA UNTUK GURU SMP

beasiswa guru SMP
PROGRAM BEASISWA UNTUK GURU SMP

Bagi rekan-rekan guru SMP yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang S2, saat ini telah di buka kesempatan Program Pemberian Beasiswa S-2 Bagi guru.

Program untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar pada Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini bertujuan untuk menyediakan dana bantuan bagi guru sekolah menengah pertama (SMP) untuk meningkatkan kualifikasi lebih lanjut melalui pendidikan strata dua (S-2) pada program/sekolah pascasarjana perguruan tinggi Pemerintah yang diberi mandat.

Beasiswa S-2ini terdiri atas: biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya penyelenggaraan program. Biaya mahasiswa diberikan langsung ke mahasiswa melalui mekanisme perjanjian kerjasama (MoU) antara Direktorat P2TK Dikdas Ditjen Dikdas Kemdikbud dengan mahasiswa, sedangkan biaya pendidikan dan penyelenggaraan program dibayarkan kepada perguruan tinggi penyelenggara yang ditunjuk melalui mekanisme perjanjian kerjasama (MoU) antara Direktorat P2TK Dikdas Ditjen Dikdas Kemdikbud dengan perguruan tinggi penyelenggara yang bersangkutan

Kriteria Calon Peserta.

Seleksi administratif dilakukan oleh Direktorat P2TK Dikdas, Ditjen Dikdas Kemdikbud dengan ketentuan sebagai berikut.
a. Bagi Guru Negeri, Berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai guru SMP. Bagi guru swasta, berstatus sebagai guru tetap yayasan (GTY) atau SK Kepsek/Dinas Pendidikan sebagai guru honor di sekolah negeri.
b. Berusia maksimum 48 tahun yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
c. Lulusan jenjang sarjana (S-1) dari program studi yang sekarang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,50 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
d. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun mengajar yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk Guru yang bertugas di daerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
e. Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program beasiswa jenjang strata dua (S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.
f. Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan), dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.
Untuk menjaring calon mahasiswa/peserta yang memiliki kemampuan terbaik, maka Direktorat P2TK Dikdas, Ditjen Dikdas akan menetapkan jumlah calon mahasiswa lebih dari kuota yang ditetapkan untuk setiap program studi. Kuota untuk guru swasta maksimal 10%.

Program studi yang dibuka

Adapun program studi S2 bagi guru SMP yang dibuka adalah sebagai berikut:
a. Program Studi Matematika,
b. Program Studi IPS,
c. Program Studi IPA,
d. Program Studi Bahasa Indonesia,
e. Program Studi Bahasa Inggris.
Program studi dimaksud, dibuka di 4 (empat) LPTK mitra Direktorat P2TK Dikdas - Ditjen Dikdas - Kemdikbud, dengan kuota dan prodi yang dibuka di masing-masing LPTK akan diatur lebih lanjut. Adapun 4 LPTK dimaksud adalah sebagai berikut.
1. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)- Bandung.
2. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) – D.I.Yogyakarta.
3. Universitas Negeri Malang (UM) – Malang.
4. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) – Surabaya.

Pengiriman Berkas Proposal

Berkas pendaftaran proposal dikirim paling lambat minggu pertama bulan April 2014 (04 April 2014). Program Studi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris diperuntukkan bagi guru SMP yang relevan ditujukan ke:
Subdit PTK SMP
Dit. P2TK Dikdas – Ditjen Dikdas – Kemdikbud
Gedung C Lantai 18
Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta
Telepon: 021. 57851860, 70713870
Fax: 021.57851860
e-mail: subditptksmp@gmail.com

Untuk lebih jelasnya silakan download pedoman beasiswa guru SMP Tahun 2014 di sini

Publikasi karya ilmiah atau karya inovatif

contoh publikasi ilmiah
contoh publikasi ilmiah

Peraturan baru mengenai kenaikan pangkat bagi guru dalam permenpan nomor 16 tahun 2009 yang berlaku efektif pada 1 januari 2013 mensyaratkan publikasi ilmiah.

Publikasi karya ilmiah dan atau karya inovatif merupakan bagian dari pengembangan keprofesian berkelanjutan. Selain publikasi karya ilmiah dan atau karya inovatif, yang termasuk  pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan diri.
Publikasi karya ilmiah guru antara lain:
1.    Laporan hasil penelitian, diseminarkan di sekolahnya, disimpan di perpustakaan.
2.    Tinjauan  ilmiah, tidak diterbitkan,  disimpan di perpustakaan.
3.    Artikel Ilmiah Populer dimuat di media masa tingkat nasional/provinsi
4.    Artikel Ilmiah dimuat di jurnal tingkat nasional/propvinsi/kabupaten/kota
5.    Buku  pelajaran yang lolos BSNP/ber-ISBN/belum ber-ISBN
6.    Modul/diktat tingkat  Provinsi/ kota/kabupaten/ sekolah/madrasah
7.    Buku pendidikan ber-ISBN/belum ber-ISBN.
8.    Karya hasil terjemahan
9.    Buku pedoman guru (rencana kegiatan guru tahunan)

Sedangkan karya inovatif yang dapat diajukan sebagai angka kredit adalah:
1.    menemukan teknologi tepat guna;
2.    menemukan/menciptakan karya seni;
3.    membuat/memodifikasi alat pelajaran/peraga/praktikum; dan
4.    mengikuti pengembangan penyusunan standar, pedoman, soal dan sejenisnya.

Ayo IKUT OSN 2014


Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus untuk menuntaskan wajib belajar yang bermutu. OSN yang dimulai sejak tahun 2003, merupakan ajang untuk mencari peserta didik berprestasi dalam bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Selain itu untuk mewadahi potensi peserta didik di bidang ilmu-ilmu sosial, maka mulai tahun 2010 dilombakan juga bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Dalam kerangka itulah maka kegitan OSN diselenggarakan, selain untuk meningkatkan perstasi di bidang IPA, Matematika, IPS, OSN juga di fungsikan sebagai feeder untuk lomba – lomba Internasional. Peraih medali bidang fisika dan Biologi, berkesempatan menjadi calon peserta IJSO, sedangkan peraih medali bidang Matematika berkesemptan menjadi calon peserta Olimpiade Matematika Internasional.
Pada tahun 2013 Indonesia pertama kali mengikutsertakan pemenang OSN bidang IPS pada National Geographic World Championship (NGWC) di Rusia. Kegiatan NGWC diadakan setiap 2 tahun sekali. Pada tahun yang sama Indonesia berpartisipasi pada International Astronomical Olympiad (IAO) di Lithuania.

Tujuan umum OSN adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan khususnya bidang Matematika, IPA (Biologi, Fisika), dan IPS. OSN juga bertujuan untuk menyeleksi peserta didik SMP terbaik tingkat nasional untuk diikutsertakan pada ajang kompetisi internasional.

Bidang yang Dilombakan pada OSN 2014 adalah
1. Matematika
2. Biologi
3. Fisika
4. IPS

Persyaratan Peserta
Olimpiade Sains Nasional tingkat SMP tahun 2014 terbuka untuk peserta didik yang memenuhi syarat sebagai berikut.
1. Berkewarganegaraan Indonesia.
2. Peserta didik SMP kelas VII atau kelas VIII pada saat mengikuti lomba di tingkat kabupaten/kota. Saat mengikuti lomba tingkat provinsi maupun nasional masih berstatus sebagai peserta didik SMP, dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.
3. Memiliki nilai rapor serendah-rendahnya 7,5 (tujuh koma lima) untuk bidang lomba yang akan diikuti.
4. Berkelakukan baik dan tidak terlibat penyalahgunaan obat terlarang dan minuman keras yang dibuktikan dengan surat keterangan kepala sekolah.
5. Dikirim oleh sekolah yang bersangkutan berdasarkan surat keterangan kepala sekolah.
6. Hanya mengikuti satu bidang lomba.
7. Tidak pernah mengikuti lomba tingkat internasional dalam bidang yang sama dan dibiayai Kemdikbud.

DASAR-DASAR MATEMATIKA
Fungsi polinom, eksponensial, logaritmik, rasional, linier
Invers fungsi, geometri ruang, trigonometri
Vektor, matriks, geometri irisan kerucut
Angka penting
Teori probabilitas, fungsi distribusi probabilitas, statistika deskriptif, Teori kesalahan, Regresi linier, interpolasi, ekstrapolasi

Untuk lebih lengkapnya silakan unduh panduan OSN 2014 di sini

Jadwal Ujian Nasional SMP dan SMA

Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK/MAK yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian pencapaian standar kompetensi lulusan SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK/MAK secara nasional meliputi mata pelajaran tertentu.

Berikut ini jadwal ujian nasioal SMP dan SMA

A. Jadwal UN SMA
 













B. Jadwal UN SMK








C. Jadwal UN SMP

SMPN 1 Gunung Megang

Sekitar 8,5 tahun, penulis berkumpul, mengajar dan mendidik di SMPN 1 Gunung Megang. Berikut ini beberapa sketsa yang pernah tercipta.

lapangan basket SMPN 1 gunung megang
musholla
musholla
smpn 1 gunung megang
pohon cemara di smpn 1 gunung megang

bersama guru guru smpn 1 gunung megang
bersama guru guru smpn 1 gunung megang
bapak dan ibu guru smpn 1 gunung megang
bapak dan ibu guru smpn 1 gunung megang
visi dan misi smpn 1 gunung megang
visi dan misi smpn 1 gunung megang

Video Eksplorasi SPLDV

Berikut ini saya tampilkan video cara memanfaatkan aplikasi geogebra untuk mengeksplorasi sistem persamaan linier dua variabel. Video ini saya buat ketika mengikuti diklat online di p4tkmatematika bulan september 2013 yang lalu.

Media Pembelajaran Interaktif

Apakah perbedaan media presentasi pembelajaran dan media pembelajaran interaktif?

Sambil mencari tahu, bagi rekan-rekan semua, berikut ini percobaan saya membuat media pembelajaran berupa video. Masih sangat sederhana, karena baru bagian pembukanya saja.


Contoh soal latihan online pelajaran matematika

Mata Pelajaran Matematika Kelas VIII

JAWABLAH  SOAL-SOAL BERIKUT !

1. Perhatikan gambar berikut
unsur-unsur lingkaran

Tentukan:
a. apotema,
b. juring lingkaran,
c. jari-jari lingkaran,
d. tali busur.   




2. Keliling sebuah lingkaran adalah 44 cm. Tentukan :
a. Jari-jari lingkaran
b. Luas lingkaran

3. Perhatikan gambar di bawah ini !
menentukan panjang busur AB
    
Jika panjang OA adalah 7 cm, dan sudut AOB 60 derajat. Tentukan panjang busur AB

4. Pada gambar di samping,
garis singgung 2 lingkaran

PR = 4 cm, QS= 2 cm ,  PQ = 10 cm.Tentukan panjang RS


     
5    Dua lingkaran dengan titik pusat A dan B, masing-masing berjari-jari  2 cm dan 7 cm.  Jika jarak titik
      A dan titik B adalah  13 cm. Tentukan  panjang  garis singgung persekutuan luar kedua lingkaran itu.

PERHITUNGAN BEBAN KERJA GURU

BEBAN KERJA GURU
Beban kerja guru

Dalam Permendiknas No. 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan pasal 1 ayat (2) bahwa beban mengajar guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala satuan pendidikan adalah paling sedikit 6 (enam) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu, atau membimbing 40 (empat puluh) peserta didik bagi kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor.

Selanjutnya, dalam pelaksanaan tugas-tugasnya, seorang kepala sekolah dibantu oleh seorang guru yang mempunyai tugas sebagai wakil kepala sekolah (wakasek), namun untuk jenjang pendidikan SD, hingga saat ini belum ada dasar hukum yang mengaturnya, sehingga, jelas bahwa sedikit banyaknya Rombel pada tingkat SD/sederajat, kepala sekolah tidak perlu mengangkat/menunjuk wakil kepala sekolahnya, berbeda dengan tingkat SMP, apabila terdapat 3 (tiga) Rombel, maka diperlukan 1 orang kepala sekolah

BEBAN KERJA GURU
(Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008)
1. Guru tanpa tugas tambahan adalah 24 s.d 40 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 52 (2)), dilaksanakan minimal 6 jam tatap muka pada sekolah tempat tugas sebagai guru tetap (Psl 52 (3))
2. Guru yang mendapat tugas tambahan :
a) Kepala sekolah minimal 6 jam tatap muka dalam 1 minggu atau membimbing minimal 40 orang siswa bagi kepala sekolah yang berasal dari guru BK/konselor (Psl 54 (1))
b) Wakil kepala sekolah minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu atau membimbing minimal 80 orang siswa bagi kepala sekolah yang berasal dari guru BK/konselor (Psl 54 (2))
c) Kepala program keahlian (SMK) minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54 (3))
d) Kepala perpustakaan minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54(2 )
e) Kepala laboratorium dan bengkel/unit produksi (SMK) minimal 12 jam tatap muka dalam 1 minggu (Psl 54 (5))
3. Guru BK membimbing minimal 150 siswa per tahun pada satu atau lebih sekolah (Psl 54 (5))

WAKIL KEPALA SEKOLAH
1. Jumlah wakil kepala sekolah maksimal 4 orang yang terdiri dari Urusan Kurikulum, Urusan Kesiswaan, Urusan Sarana Prasarana, dan Urusan Hubungan Masyarakat (Instrumen PK tugas tambahan guru pada Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010)
2. Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 (Standar Pengelolaan) :
a) SD tidak memiliki wakil kepala sekolah
b) SMP memiliki 1 wakil kepala sekolah
c) SMA memiliki 3 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana)
d) SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hu- bungan Industri)
3. Berdasarkan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 tentang Pedoman Tipe SMP :
a) Tipe A (= 27 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah
b) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
c) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
d) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
e) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
f) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah
g) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah
h) Tipe C1 (6-8 rombel) : tidak memiliki wakil kepala sekolah
j) Tipe C2 (3-5 rombel) : tidak memiliki wakil kepala sekolah
4. Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 :
a) SMA/SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat)
b) SMP berdasarkan tipe sekolah :
(1) Tipe A (= 27 rombel) : memiliki 4 wakil kepala sekolah
(2) Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah
(3) Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah
(4) Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah
(5) Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 3 wakil kepala sekolah
(6) Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
(7) Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 2 wakil kepala sekolah
(8) Tipe C1 (6-8 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah
(9) Tipe C2 (3-5 rombel) : memiliki 1 wakil kepala sekolah
c) SD tidak memiliki wakil kepala sekolah

KEPALA PERPUSTAKAAN
(Permendiknas Nomor 25 Tahun 2008 Tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah) Setiap sekolah/madrasah untuk semua jenis dan jenjang dapat mengangkat kepala perpustakaan, jika memiliki:
1. Tenaga perpustakaan sekolah/madrasah lebih dari satu orang, disepakati: minimal 1 orang
2. Rombongan belajar (rombel) lebih dari enam, disepakati: minimal 6 rombel
3. Koleksi minimal 1000 (seribu) judul materi perpustakaan, disepakati: minimal 500 judul

KETENTUAN KEPALA LABORATORIUM/BENGKEL
(Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Standar Sarana Prasarana)
SEKOLAH DASAR
1. Laboratorium IPA dapat memanfaatkan ruang kelas.
2. Sarana laboratorium IPA berfungsi sebagai alat bantu mendukung kegiatan dalam bentuk percobaan.
3. Setiap satuan pendidikan dilengkapi sarana laboratorium IPA

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
1. Ruang laboratorium IPA berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran IPA secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
2. Ruang laboratorium IPA dapat menampung minimum satu rombongan belajar
3. Rasio minimum luas ruang laboratorium IPA 2,4 m/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang laboratorium IPA 5 m.
4. Ruang laboratorium IPA dilengkapi dengan fasilitas untuk memberi pencahayaan yang memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
5. Tersedia air bersih.
6. Ruang laboratorium IPA dilengkapi sarana

SEKOLAH MENENGAH ATAS
A. Ruang Laboratorium Biologi
1) Ruang laboratorium biologi berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran biologi secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
2) Ruang laboratorium biologi dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
3) Rasio minimum ruang laboratorium biologi 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar minimum ruang laboratorium biologi 5 m.
4) Ruang laboratorium biologi memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
5) Ruang laboratorium biologi dilengkapi sarana

B. Ruang Laboratorium Fisika
1) Ruang laboratorium fisika berfungsi se bagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran fisika secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
2) Ruang laboratorium fisika dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
3) Rasio minimum ruang laboratorium fisika 2,4 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2 . Lebar ruang laboratorium fisika minimum 5 m.
4) Ruang laboratorium fisika memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
5) Ruang laboratorium fisika dilengkapi sarana

C. Ruang Laboratorium Kimia
1) Ruang laboratorium kimia berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran kimia secara praktek yang memerlukan peralatan khusus.
2) Ruang laboratorium kimia dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
3) Rasio minimum ruang laboratorium kimia 2,4 m2 /peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 20 orang, luas minimum ruang laboratorium 48 m2 termasuk luas ruang penyimpanan dan persiapan 18 m2. Lebar ruang laboratorium kimia minimum 5 m.
4) Ruang laboratorium kimia memiliki fasilitas yang memungkinkan pencahayaan memadai untuk membaca buku dan mengamati obyek percobaan.
5) Ruang laboratorium kimia dilengkapi sarana

D. Ruang Laboratorium Komputer
1) Ruang laboratorium komputer berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.
2) Ruang laboratorium komputer dapat menampung minimum satu rombongan belajar yang bekerja dalam kelompok @ 2 orang.
3) Rasio minimum luas ruang laboratorium komputer 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium komputer 30 m2. Lebar minimum ruang laboratorium komputer 5 m.
4) Ruang laboratorium komputer dilengkapi sarana

E. Ruang Laboratorium Bahasa
1) Ruang laboratorium bahasa berfungsi sebagai tempat mengembangkan keterampilan berbahasa, khusus untuk sekolah yang mempunyai Jurusan Bahasa.
2) Ruang laboratorium bahasa dapat menampung minimum satu rombongan belajar.
3) Rasio minimum ruang laboratorium bahasa 2 m2/peserta didik. Untuk rombongan belajar dengan peserta didik kurang dari 15 orang, luas minimum ruang laboratorium 30 m2. Lebar mi- nimum ruang laboratorium bahasa 5 m.
4) Ruang laboratorium bahasa dilengkapi sarana

Hal hal yang menyangkut Laboratorium
1. Di SMP/SMA/SMK jika terdapat laboratorium bahasa dan atau computer dapat diakui
2. Kepala Laboratorium diakui jika :
a. Memiliki ruangan laboratorium tersendiri
b. Memiliki sarana dan prasarana sesuai SPM
c. Memiliki/menyelenggarakan administrasi laboratorium, seperti struktur
d. organisasi, buku agenda praktik, daftar inventaris/bahan lab, jadwalpemakaian ruang
e. Memiliki laboran dan atau teknisi lab

PENAMBAHAN JAM PELAJARAN
1. Penambahan jam pelajaran sesuai Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tetang Standar Isi maksimal 4 (empat) jam untuk seluruh mata pelajaran.
2. Penambahan jam pelajaran berdasarkan kepentingan siswa (peserta didik) dan dilakukan setelah melalui analisis konteks.
3. Penambahan jam pelajaran harus dimuat dalam dokumen kurikulum, memuat alasan penambahan jam diikuti perubahan jam dalam struktur kurikulum, silabus, dan RPP

ada 2 jenis tugas tambahan guru lainnya yang diakui pada Dapodikdas 2013/2014 yakni Kepala Laboratorium (Laboran), dan Kepala Perpustakaan (Pustakawan) dan masing-masing terhitung sebagai jam ekuivalen untuk kepala sekolah = 18 JP.

Sedangkan untuk Wakil Kepala Sekolah, Kepala Laboratorium, dan Kepala Perpustakaan masing-masing terhitung jam ekuivalen masing-masing = 12 JP. Berikut hal-hal penting yang perlu diperhatikan terkait tugas-tugas tambahan guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai sebagai wakil kepala sekolah (Wakasek), Kepala Laboratorium (Laboran), maupun sebagai Kepala Perpustakaan (Pustakawan) berdasarkan draft Implementasi Dapodik 2013 terhadap proses pengolahan data Tunjangan pada direktorat P2TK Dikdas :

Jumlah Wakasek yang diakui Dapodikdas 2013/2014 :

1.      SD tidak memiliki Wakil Kepala Sekolah (Wakasek.)
2.      SMP berdasarkan tipe sekolah:
·            Tipe A (= 27 rombel) : memiliki 4 Wakasek.
·            Tipe A1 (24-26 rombel) : memiliki 3 Wakasek.
·            Tipe A2 (21-24 rombel) : memiliki 3 Wakasek.
·            Tipe B (18-20 rombel) : memiliki 3 Wakasek.
·            Tipe B1 (15-19 rombel) : memiliki 3 Wakasek.
·            Tipe B2 (12-14 rombel) : memiliki 2 Wakasek.
·            Tipe C (9-11 rombel) : memiliki 2 Wakasek.
·            Tipe C1 (6-8 rombel) : memiliki 1 Wakasek.
·            Tipe C2 (3-5 rombel) : memiliki 1 Wakasek.

Jumlah Kepala Laboratorium yang diakui pada Dapodikdas 2013/2014 :

1.     Kepala Laboratorium adalah seorang penanggung jawab penyelenggaraan seluruh laboratorium yang ada di satu sekolah sehingga Kepala Laboratorium yang diakui hanya satu (1) walaupun terdapat beberapa Laboratorium yang ada di sekolah tersebut.
2. Masing-masing Laboratorium bisa saja memiliki penanggung jawab/pengelola/Laboran, namun statusnya bukan sebagai Kepala Laboratorium.

Jumlah Kepala Perpustakaan yang diakui pada Dapodikdas 2013/2014 :

1.  Jumlah Kepala Perpustakaan dalam satu sekolah yang diakui adalah 1 (satu).
2.    Kepala Perpustakaan harus memiliki Sertifikat Kompentensi Kepustakaan.

MEMANFAATKAN TANGRAM DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP

Media merupakan sarana atau alat komunikasi sekaligus merupakan sumber informasi. Disebut alat komunikasi karena istilah media merujuk pada segala sesuatu yang membawa atau mengantar pesan dari sumber kepada penerima. Sedangkan media dikatakan sumber informasi karena isi pesan yang terkandung di dalam sarana tersebut. Beberapa contoh antara lain gambar atau foto, televisi, video, diagram, barang-barang cetakan, program komputer, atau radio.
Contoh-contoh tersebut dapat menjadi media pembelajaran ketika benda-benda itu mengandung pesan untuk tujuan pembelajaran. Jadi media pembelajaran adalah benda-benda yang berisi pesan yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika yaitu Tangram. 


Tangram merupakan alat peraga yang terdiri dari 7 potongan.

 Dalam Kurikulum 2013 Tangram dan variasinya dapat dimanfatkan pada pembelajaran Matematika dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar sebagai berikut.

Kelas VII       
Memahami sifat-sifat bangun datar dan menggunakannya untuk menentukan keliling dan luas
Menyelesaikan permasalahan nyata yang terkait penerapan sifat-sifat persegi panjang, persegi, trapesium, jajargenjang, belah ketupat, dan layang-layang     3.6. Memahami unsur, keliling, dan luas dari lingkaran

Kelas VIII
Memahami hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring
Memahami Teorema Pythagoras melalui alat peraga dan penyelidikan berbagai pola bilangan
Menggunakan Teorema Pythagoras untuk menyelesaikan berbagai masalah
Menyelesaikan permasalahan nyata yang terkait penerapan hubungan sudut pusat, panjang busur, dan luas juring    3.6. Memahami konsep kesebangunan dan kekongruenan geometri melalui pengamatan
Menyelesaikan permasalahan nyata hasil pengamatan yang terkait penerapan kesebangunan dan kekongruenan

Kelas IX
Memahami konsep kesebangunan dan kekongruenan geometri melalui pengamatan
Menyelesaikan permasalahan nyata hasil pengamatan yang terkait penerapan kesebangunan dan kekongruenan


Selain hal di atas tangram juga dapat dimanfaatkan untuk rekreasi matematika


Bangun-bangun geometri yang terbentuk dari potongan tangram yaitu: segitiga, jajar genjang, dan persegi adalah bangun-bangun dasar dalam pelajaran geometri. Keistimewaan tangram ini adalah bahwa ketujuh bangun tersebut dapat di bentuk menjadi bangun-bangun geometri lain yang sifatnya imajinatif, misalnya bentuk-bentuk berikut ini



B. Pembuatan Tangram
1. Bahan
a. Kertas karton (stopmap bekas)

2. Alat:
a. Garisan
b. Gunting/silet


3. Cara Membuat Media
Untuk guru:
a. Ambil dua stopmap berbeda warna.
b. Gambar 1 persegi dengan ukuran 15 x 15 cm pada masing-masing stopmap.
c. Bagi atas beberapa bagian seperti pada gambar.
d. Potong menurut sisi dan segmen yang ada.

Untuk Peserta didik
a. Ambil dua stopmap berbeda warna.
b. Gambar 1 persegi dengan ukuran 7 x 7 cm pada masing-masing stopmap.
c. Bagi atas beberapa bagian seperti pada gambar.
d. Potong menurut sisi dan segmen yang ada.


4. Cara Menggunakan
Tangram digunakan untuk berlatih masalah:
  1. Membuat bangun persegi menggunakan tangram.
  2. Sebagai konteks dalam eksplorasi bangun-bangun geometri meliputi luas, sudut, simetri, kongruensi, refleksi, dan sebagainya.
  3. Sebagai konteks latihan untuk mentrampilkan penerapan teorema pyhtagoras dengan menyelidiki panjang dari masing-masing bangun yang terbentuk.
  4. Sebagai bahan memahami hukum kekekalan luas sebagai dasar untuk penurunan rumus berbagai bangun datar seperti segitiga, trapesium, jajar genjang dan layang-layang serta menggunakannya dalam pemecahan
  5. Mengidentifikasi sifat-sifat segitiga berdasarkan sisi dan sudutnya.
  6. Mengidentifikasi sifat-sifat persegi panjang, persegi, trapesium, jajargenjang, belah ketupat dan layang-layang
  7. Guru meminta siswa untuk dengan menerapkan teorema Pythagoras.
  8. Mengembangkan kreatifitas dengan cara membentuk bangun geometris yang menyerupai suatu objek di sekitar.







Titel Gr Untuk guru Profesional

Gelar Gr untuk guru
guru profesional lulusan PPG akan bertitel Gr

Beberapa tahun yang akan datang akan banyak pendidik dengan tambahan titel Gr dibelakang namanya. Apakah Arti Gr tersebut?

Gr adalah singkatan dari Guru yang merupakan sebutan profesional bagi lulusan peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Singkatan Gr ditempatkan di belakang nama yang berhak atas
sebutan profesional yang bersangkutan. Ketentuan ini termuat dalam Permendikbud nonor 87 tahun 2013  yang mengatur tentang PPG Pasal 14.

Program Pendidkan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) dalam rangka memenuhi syarat profesi guna pemberian tunjangan sebesar satu bulan gaji pokok yang dikenal dengan sertifikasi guru melalui portopolio dan PLPG seperti yang diamanatkan undang-undang guru dan dosen nomor 14 tahun 2005 akan berakhir tahun 2015. Sebagai gantinya diadakan program Pendidikan profesi guru (PPG) yang diatur dalam permendikbud nomor 87 tahun 2013 yang mengatur tentang pendidkan yang harus ditempuh untuk menjadi guru untuk mendapatkan tunjangan sebesar satu bulan gaji pokok bagi guru PNS.

Beberapa poin penting Permendikbud nomor 87 tahun 2013 antara lain :

A. Tujuan program Pendidikan profesi guru (PPG):
a. untuk menghasilkan calon guru yang memiliki kompetensi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran;
b. menindaklanjuti hasil penilaian dengan melakukan pembimbingan, dan pelatihan peserta didik; dan
c. mampu melakukan penelitian dan mengembangkan profesionalitas secara berkelanjutan.

B. Kualifikasi akademik calon peserta didik program PPG adalah sebagai berikut:
a. S1 Kependidikan yang sesuai dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh
b. S1 Kependidikan yang serumpun dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh
c. S1/DIV Nonkependidikan yang sesuai dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh
d. S1/DIV Nonkependidikan serumpun dengan program pendidikan profesi yang akan ditempuh
e. S1 Psikologi untuk program PPG pada PAUD atau SD

C. Struktur kurikulum program PPG berisi lokakarya pengembangan perangkat pembelajaran, latihan mengajar melalui pembelajaran mikro, pembelajaran pada teman sejawat, dan Program Pengalaman Lapangan (PPL), dan program pengayaan bidang studi dan/atau pedagogi.

D. Di akhir program dilakukan Uji kompetensi. Uji kompetensi dilaksanakan oleh LPTK ( Lembaga pendidikan tenaga kependidikan) penyelenggara berkerja sama dengan organisasi profesi. Peserta yang lulus uji kompetensi memperoleh sertifikat pendidik yang
dikeluarkan oleh LPTK.

E. Sebutan profesional lulusan program PPG adalah guru yang penggunaan dalam bentuk singkatan Gr ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan.

Untuk lebih jelasnya silakan rekan-rekan unduh disini. Selamat memahami.

UU Aparatur Sipil Negara

Akhirnya Draf RUU Aparatur Sipil Negara telah di sahkan DPR dan telah tercatat dalam lembaran negara sebagai UU Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ada banyak isu yang mengiringi draf UU ini. Mulai dari batas usia pensiun yang diperpanjang sampai wacana pembayaran gaji pensiun secara sekaligus.

Bagaimana isi UU sebenarnya. Bagi rekan-rekan yang belum memiliki, Silakan pelajari dengan download di sini.


Andai Hewan Punya Facebook

Rehat Sejenak

Rekan-rekan. Mari rehat sejenak.
Sebagaimana HP, hampir setiap orang mempunyai akun di facebook. Nah bagaimana jika hewan mempunyai akun Facebook, mungkin kira-kira statusnya begini...

Anjing pudel: Nunggu di jemput majikan, mo ke salon neeh...

Kecoa: Baru aja slamet dari injekan maut...


Kucing: Anak gw yg ke-7 barusan nanya sapa bapaknya, gw bingung mau jwb apa, gw sendiri lupa bpknya siapa...

Nyamuk: Gw positif HIV AIDS, gara2 salah isep,hiks...

Ayam : Teman2 klo besok gw ga update, berarti gw di kfc, luv u all...

Cumi Cumi : Abis isi ulang tinta neeh...

Babi : Gw di Bilang nyebarin flu, sialan...

Kambing : Jangan kluar rumah friends, bentar lg Idul Adha...

Babi komen status Kambing: untung gw haram

Kambing komen balik: Abis Idul Adha khan Imlek bro, lo lupa?
Hahahahahaha......

Pembuatan Web Sekolah

Bagi rekan-rekan yang ingin mengembangkan web sekolah. Divisi Litbang Kemdikbud membuka kesempatan untuk mengikuti pelatihan pembuatan web sekolah secara online (PPWS). Saat ini telah terlaksana untuk 2 angkatan. Untuk angkatan ketiga pendaftaran masih terbuka sampai deengan 17 Pebruari 2014. Sedangkan diklatnya berlangsung 21-27 Pebruari 2014. Ayo buruan daftar.

Sebelum mendaftar siapkan kelengkapannya yaitu:
1. Surat tugas dari kepala sekolah
2. Surat kuasa dari kepala sekolah
3. Surat izin penggunaan domain
4. pas foto
5. ktp/ tanda pengenal

Uploud file di atas dalam format jpg di situs Info PPWS Online


Berikut ini contoh surat izin penggunaan domain
contoh surat izin domain

Berikut ini contoh surat kuasa
contoh surat kuasa
 

Cek Data Guru PTK


Sebagaimana telah dimuat di Lapor Tunjangan DIKDAS, guru dapat mengunjungi situs alternatif jika situs utama mengalami gangguan.

Silakan kunjungi salah satu dari situs berikut ini

situs 1

situs 2

alternatif 3

alternatif 4

Langkah-langkahnya :

    Masukan NUPTK sebagai UserID
    Masukan tanggal lahir sebagai password dengan format penulisan
    YYYYMMDD
    dimana :
    YYYY = tahun lahir 4 digit
    MM = bulan 2 digit
    DD = tanggal 2 digit
    contoh :
    Tanggal lahir 10 Januari 1968
    Cara menuliskannya :
    19680110
    Jika masih terdapat ke tidak sesuaian data di lembar info PTK dengan data riil, maka lakukan pengecekan data Anda di Aplikasi dapodik sekolah, lakukan perbaikan dan disinkron ulang.

Lapor Tunjangan DIKDAS

Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengupdate data info PTK untuk tahun 2014 ini guna mengecek info junjangan guru. Silakan buka alamat lapor tunjangan DIKDAS dan masukkan nuptk anda pada kolom username dan tanggal lahir dengan format tahun/bulan/tanggal. setelah itu akan muncul data ptk yang ingin dicek. jika ingin memperbarui data tersebut silakan mengubungi operator sekolah.
tunjangan guru
indo PTK di situs lapor tunjangan dikdas

Ingat kadang kala situs ini eror. mungkin terlalu banyak yang mengakses pada saat bersamaan. Jadi pilihlah saat tidak banyak yang online di situs tersebut.