Berikut ini link video bimbingan teknis online IV dari P4TKMatematika dengan materi matematika rekreasi
Mengenal Beberapa Teori Belajar
![]() |
| mengenal beberapa Teori Belajar |
Ada banyak teori belajar yang dapat rekan-rekan guru gunakan dan dijadikan panduan dalam melaksanakan pembelajaran di dal;am kelas. beberapa diantaranya adalah:
Behaviorisme
Teori belajar Behaviorisme menyatakan manusia lahir tak membawa apa-apa, manusia berkembang berdasarkan stimulus dari lingkungan dan seluruh perilaku manusia adalah hasil belajar. Pendidik harus menciptakan lingkungan belajar yang merangsang anak untuk
belajar. Pendidik harus stimulus kepada siswa agar menimbulkan respon yang tepat seperti yang diinginkan. Kesulitan yang dialami dapat diminimalisir dengan mencoba dan mencoba lagi (trial and error) sehingga akhirnya diperoleh hasil.
Behaviorisme tidak mengakui adanya pembawaan dan keturunan, atau sifat-sifat yang turun-temurun. Semua Pendidikan, menurut behaviorisme, adalah pembentukan kebiasaan, yaitu menurut kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di dalam lingkungan seorang anak.
Konstruktivisme
pendekatan konstruktivisme dalam belajar adalah bahwa siswa haruslah secara individu menemukan dan mentrasformasikan informasi yang kompleks, memeriksa informasi dengan aturan yang ada dan merevisinya.
Slavin (1994) menjelaskan bahwa pendekatan konstruktivis dalam pengajaran lebih menekankan pada pengajaran Top-down yang berarti siswa mulai dengan masalah kompleks untuk dipecahkan dan kemudian memecahkan/menemukan (dengan bimbingan guru) keterampilan-keterampilan dasar yang diperlukan.
Menurut Suparno (1997) prinsip-prinsip konstruktivis yang banyak digunakan dalam pendidikan adalah :
a) Pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif.
b) Tekanan dalam pembelajaran terletak pada siswa.
c) Mengajar adalah membantu siswa belajar.
d) Pembelajaran lebih ditekankan pada proses bukan pada hasil akhir.
e) Kurikulum menekankan partisipasi siswa.
f) Guru adalah “fasilitator”.
Tabularasa
Teori ini mengatakan bahwa anak yang baru dilahirkan itu dapat diumpamakan sebagai kertas putih yang belum ditulisi (a sheet ot white paper avoid of all characters). Jadi, sejak lahir anak itu tidak mempunyai bakat dan pembawaan apa-apa. Anak dapat dibentuk sekehendak pendidiknya. Di sini kekuatan ada pada pendidik.
Pendidikan dan lingkungan berkuasa atas pembentukan anak.Pendapat John Locke seperti di atas dapat disebut juga empirisme, yaitu suatu aliran atau paham yang berpendapat bahwa segala kecakapan dan pengetahuan manusia itu timbul dari pengalaman (empiri) yang masuk melalui alat indera.
Nativisme
Aliran nativisme berpendapat bahwa tiap-tiap anak sejak dilahirkan sudah mempunyai berbagai pembawaan yang akan berkembang sendiri menurut arahnya masing-masing. Pembawaan anak-anak itu ada baik dan ada yang buruk. Pendidikan tidak perlu dan tidak berkuasa apa-apa.
Aliran Nativisme berpendapat bahwa perkembangan manusia sangat ditentukan bakatnya sejak lahir sehingga pengalaman tak berpengaruh apa - apa. Jadi anak harus diberi kebebasan mencari apa yang mereka perlukan.
Konvergensi
yaitu pembawaan dan lingkungan. Diakui bahwa anak lahir telah memiliki potensi yang berupa pembawaan. Namun pembawaan yang sifatnya potensial itu harus dikembangkan melalui pengaruh lingkungan termasuk lingkungan pendidikan, oleh sebab itu tugas pendidik adalah
menghantarkan perkembangan semaksimal mungkin potensi anak sehingga kelak menjadi orang yang berguna bagi diri, keluarga, masyarakat, nusa, dan bangsanya.
Behaviorisme
Teori belajar Behaviorisme menyatakan manusia lahir tak membawa apa-apa, manusia berkembang berdasarkan stimulus dari lingkungan dan seluruh perilaku manusia adalah hasil belajar. Pendidik harus menciptakan lingkungan belajar yang merangsang anak untuk
belajar. Pendidik harus stimulus kepada siswa agar menimbulkan respon yang tepat seperti yang diinginkan. Kesulitan yang dialami dapat diminimalisir dengan mencoba dan mencoba lagi (trial and error) sehingga akhirnya diperoleh hasil.
Behaviorisme tidak mengakui adanya pembawaan dan keturunan, atau sifat-sifat yang turun-temurun. Semua Pendidikan, menurut behaviorisme, adalah pembentukan kebiasaan, yaitu menurut kebiasaan-kebiasaan yang berlaku di dalam lingkungan seorang anak.
Konstruktivisme
pendekatan konstruktivisme dalam belajar adalah bahwa siswa haruslah secara individu menemukan dan mentrasformasikan informasi yang kompleks, memeriksa informasi dengan aturan yang ada dan merevisinya.
Slavin (1994) menjelaskan bahwa pendekatan konstruktivis dalam pengajaran lebih menekankan pada pengajaran Top-down yang berarti siswa mulai dengan masalah kompleks untuk dipecahkan dan kemudian memecahkan/menemukan (dengan bimbingan guru) keterampilan-keterampilan dasar yang diperlukan.
Menurut Suparno (1997) prinsip-prinsip konstruktivis yang banyak digunakan dalam pendidikan adalah :
a) Pengetahuan dibangun oleh siswa secara aktif.
b) Tekanan dalam pembelajaran terletak pada siswa.
c) Mengajar adalah membantu siswa belajar.
d) Pembelajaran lebih ditekankan pada proses bukan pada hasil akhir.
e) Kurikulum menekankan partisipasi siswa.
f) Guru adalah “fasilitator”.
Tabularasa
Teori ini mengatakan bahwa anak yang baru dilahirkan itu dapat diumpamakan sebagai kertas putih yang belum ditulisi (a sheet ot white paper avoid of all characters). Jadi, sejak lahir anak itu tidak mempunyai bakat dan pembawaan apa-apa. Anak dapat dibentuk sekehendak pendidiknya. Di sini kekuatan ada pada pendidik.
Pendidikan dan lingkungan berkuasa atas pembentukan anak.Pendapat John Locke seperti di atas dapat disebut juga empirisme, yaitu suatu aliran atau paham yang berpendapat bahwa segala kecakapan dan pengetahuan manusia itu timbul dari pengalaman (empiri) yang masuk melalui alat indera.
Nativisme
Aliran nativisme berpendapat bahwa tiap-tiap anak sejak dilahirkan sudah mempunyai berbagai pembawaan yang akan berkembang sendiri menurut arahnya masing-masing. Pembawaan anak-anak itu ada baik dan ada yang buruk. Pendidikan tidak perlu dan tidak berkuasa apa-apa.
Aliran Nativisme berpendapat bahwa perkembangan manusia sangat ditentukan bakatnya sejak lahir sehingga pengalaman tak berpengaruh apa - apa. Jadi anak harus diberi kebebasan mencari apa yang mereka perlukan.
Konvergensi
yaitu pembawaan dan lingkungan. Diakui bahwa anak lahir telah memiliki potensi yang berupa pembawaan. Namun pembawaan yang sifatnya potensial itu harus dikembangkan melalui pengaruh lingkungan termasuk lingkungan pendidikan, oleh sebab itu tugas pendidik adalah
menghantarkan perkembangan semaksimal mungkin potensi anak sehingga kelak menjadi orang yang berguna bagi diri, keluarga, masyarakat, nusa, dan bangsanya.
Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran tahun 2014
![]() |
| lomba inovasi pembelajaran matematika |
P4TKMatematika kembali menyelenggarakan Olimpiade Nasional Inovasi Pembelajaran tahun 2014.
Tema
Pengembangan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dalam rangka implementasi Kurikulum 2013.
Tujuan
Menggali ide/gagasan dan implementasi inovasi media pembelajaran dalam penerapan Kurikulum 2013 khususnya untuk mata pelajaran matematika.
Meningkatkan apresiasi dan membuka wawasan serta pemahaman dalam pengembangan inovasi media pembelajaran
Sasaran Peserta
Guru Kelas SD atau Guru Matematika SMP, SMA, SMK Atau Sederajat.
Satu peserta hanya diijinkan mengirimkan satu produk.
Tahapan Kegiatan
Pengiriman Produk dan Seleksi Awal (paling lambat 30 September 2014)
Desk Evaluation Produk Inovasi (Oktober – November 2014)
Pengumuman 35 Peserta Workshop Penilaian Final : 15 November 2014
Workshop Penilaian Final ( 24 – 28 November 2014, tentative)
Hadiah/Penghargaan
Peserta yang masuk nominasi akan mendapatkan sertifikat penghargaan/surat keterangan sebagai bagian dari Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru (bidang inovasi).
5 orang nominator terbaik akan mendapatkan hadiah uang pembinaan @ Rp. 2.000.000,-
Untuk lebih lengkap silakan download sosialisasinya di sini
Sumber ONIP Matematika
Pemenang Lomba Guru Berprestasi Kab. Lahat
![]() |
| pemenang lomba guru berprestasi |
a. tes tertulis 50 soal
b. tes wawancara
c. presentasi karya ilmiah
d. penilaian karya ilmiah
e. penilaian portofolio
diperoleh pemenang untuk setiap kategori yaitu:
a. Terbaik I Guru SD Berprestasi dari SD Pajar Bulan
b. Terbaik I Guru SMP Berprestasi dari SMPN 8 Lahat atas nama RAMLAN EFFENDI,S.Pd
c.Terbaik I Guru SMA Berprestasi dari SMAN 4 Lahat atas nama EDI ISKANDAR,M.Pd
d. Terbaik I Kepala Sekolah Berprestasi
e. Terbaik I Pengawas SD atas nama Sangkut, S.Pd
Setiap juara I memperoleh hadiah dan tropi. Selamat kepada pemenang. Selamat berjuang di tingkat propinsi.
Bagi yang belum berhasil persiapkan diri lebih baik untuk berkompetisi di tahun depan.
Video Bimbingan Teknis Online Alat Peraga
ini link video bimbingan teknis online tahap 3 tentang alat peraga , yang dilakukan pada hari kamis 18 April 2014 di P4TKmatematika. Selamat menyimak.
Syarat Kelulusan Siswa SMP Tahun 2014
| kriteria kelulusan UN 2014 |
a. 70 % (NR) Nilai Rapor mata pelajaran UN semester 1-5
b. 30 % (US) Nilai Ujian Sekolah (US) mata pelajaran UN
c. 40 % NS (gabungan dari NR + NU)
d. 60 % nilai UN
Dari nilai nilai di atas diambil persyaratan :
1. NA= Nilai Akhir (Gabungan 40 % NS + 60 % UN ) tiap mata pelajaran UN minimal ≥ 4,00
2. Rata-rata NA minimal 5,50
Nah para siswa sekalian jangan bingung yah. Selamat belajar. Semoga berhasil.
Jawaban teka teki ala Einstein
Teka- teki berikut merupakan hasil modifikasi dari "Teka- Teki Ala Albert Einstein".
Di suatu komplek perumahan, terdapat lima buah rumah yang masing- masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan suku yang berbeda- beda. Setiap penghuni menyukai satu jenis olahraga tertentu, satu jenis minuman tertentu, dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak
ada yang sama.
Orang Melayu Onggal di rumah paling pertama. Orang Banjar Onggal di rumah berwarna merah. Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna puOh. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Melayu.Penghuni rumah berwarna hijau suka minum kopi. Penghuni rumah berwarna
kuning suka sepak bola.
Orang Bugis suka tenis. Orang yang suka senam memelihara ikan. Orang yang suku voli tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing. Orang Dayak memelihara ayam. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang suka sepak bola. Orang yang suka bulu tangkis suka minum jus buah. Orang yang suka voli bertetangga dengan orang yang suka minum air putih. Orang Jawa suka minum teh. Penghuni
rumah yang terletak di tengah- tengah suka minum susu.
Pertanyaan: Siapakah yang memelihara kelinci?
Jawaban
Orang Bugis.
Berikut ini contoh peenyelesaiannya.
Di suatu komplek perumahan, terdapat lima buah rumah yang masing- masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan suku yang berbeda- beda. Setiap penghuni menyukai satu jenis olahraga tertentu, satu jenis minuman tertentu, dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak
ada yang sama.
Orang Melayu Onggal di rumah paling pertama. Orang Banjar Onggal di rumah berwarna merah. Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna puOh. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Melayu.Penghuni rumah berwarna hijau suka minum kopi. Penghuni rumah berwarna
kuning suka sepak bola.
Orang Bugis suka tenis. Orang yang suka senam memelihara ikan. Orang yang suku voli tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing. Orang Dayak memelihara ayam. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang suka sepak bola. Orang yang suka bulu tangkis suka minum jus buah. Orang yang suka voli bertetangga dengan orang yang suka minum air putih. Orang Jawa suka minum teh. Penghuni
rumah yang terletak di tengah- tengah suka minum susu.
Pertanyaan: Siapakah yang memelihara kelinci?
Jawaban
Orang Bugis.
Berikut ini contoh peenyelesaiannya.
![]() |
| teka teki ala einstein |
Sebuah teka teki ala einstein
Teka- teki berikut merupakan hasil modifikasi dari "Teka- Teki Ala Albert Einstein".
Di suatu komplek perumahan, terdapat lima buah rumah yang masing- masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan suku yang berbeda- beda. Setiap penghuni menyukai satu jenis olahraga tertentu, satu jenis minuman tertentu, dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak
ada yang sama.
Orang Melayu Onggal di rumah paling pertama. Orang Banjar Onggal di rumah berwarna merah. Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna puOh. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Melayu.Penghuni rumah berwarna hijau suka minum kopi. Penghuni rumah berwarna
kuning suka sepak bola.
Orang Bugis suka tenis. Orang yang suka senam memelihara ikan. Orang yang suku voli tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing. Orang Dayak memelihara ayam. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang suka sepak bola. Orang yang suka bulu tangkis suka minum jus buah. Orang yang suka voli bertetangga dengan orang yang suka minum air putih. Orang Jawa suka minum teh. Penghuni
rumah yang terletak di tengah- tengah suka minum susu.
Pertanyaan: Siapakah yang memelihara kelinci?
Di suatu komplek perumahan, terdapat lima buah rumah yang masing- masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan suku yang berbeda- beda. Setiap penghuni menyukai satu jenis olahraga tertentu, satu jenis minuman tertentu, dan memelihara satu jenis hewan tertentu. Tidak
ada yang sama.
Orang Melayu Onggal di rumah paling pertama. Orang Banjar Onggal di rumah berwarna merah. Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna puOh. Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Melayu.Penghuni rumah berwarna hijau suka minum kopi. Penghuni rumah berwarna
kuning suka sepak bola.
Orang Bugis suka tenis. Orang yang suka senam memelihara ikan. Orang yang suku voli tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing. Orang Dayak memelihara ayam. Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang suka sepak bola. Orang yang suka bulu tangkis suka minum jus buah. Orang yang suka voli bertetangga dengan orang yang suka minum air putih. Orang Jawa suka minum teh. Penghuni
rumah yang terletak di tengah- tengah suka minum susu.
Pertanyaan: Siapakah yang memelihara kelinci?
Lomba Esai Sosial Budaya Nasional
![]() |
| Lomba Esai Sosial Budaya Nasional |
Saatnya kaum muda tidak hanya menjadi obyek pendulang suara, tetapi memiliki suara, keputusan, dan gagasan yang hendak dibagi untuk Indonesia yang lebih baik di masa depan!
Kementerian pendidikan dan kebudayaan menyelenggarakan Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014 tingkat SMA/sederajat. Lomba yang kembali hadir kali ini dengan tema yang tak kalah menarik, yaitu “Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”. Kali ini panitia menantang pengamatan, analisis, pemahaman, dan tawaran ide brilian kalian dalam menyaksikan pesta demokrasi yang sedang berlangsung.
Seperti tahun lalu, panitia tidak hanya memilih dan mengundang finalis lomba ini ke ibu kota untuk mempresentasikan esai mereka di hadapan dewan juri untuk ditentukan pemenangnya. Lebih dari itu, sebagai penghargaan atas karya-karya terbaik, kami menerbitkannya dalam sehimpunan bunga rampai yang versi pdf-nya dapat kalian unduh di tautan berikut ini.
Kementerian pendidikan dan kebudayaan menyelenggarakan Lomba Esai Sosial Budaya Nasional 2014 tingkat SMA/sederajat. Lomba yang kembali hadir kali ini dengan tema yang tak kalah menarik, yaitu “Kaum Muda dan Budaya Demokrasi”. Kali ini panitia menantang pengamatan, analisis, pemahaman, dan tawaran ide brilian kalian dalam menyaksikan pesta demokrasi yang sedang berlangsung.
Seperti tahun lalu, panitia tidak hanya memilih dan mengundang finalis lomba ini ke ibu kota untuk mempresentasikan esai mereka di hadapan dewan juri untuk ditentukan pemenangnya. Lebih dari itu, sebagai penghargaan atas karya-karya terbaik, kami menerbitkannya dalam sehimpunan bunga rampai yang versi pdf-nya dapat kalian unduh di tautan berikut ini.
Buku kumpulan esai ini juga dapat memberi gambaran esai seperti apa yang dianggap bagus dan memikat oleh dewan juri.
Bagi yang berminat mengikuti sayembara ini jangan lupa untuk membaca tuntas panduan lomba, karena di situ diterakan dengan jelas apa saja syarat dan ketentuan untuk mengikuti lomba ini. Peserta yang “hanya” sekadar ikut tanpa mengindahkan persyaratan tidak akan kami proses pada tahap penjurian. Panduan lomba dapat dibaca di menu “Panduan Lomba” atau ikuti tautan berikut: Panduan_Lomba.
Bagi yang berminat mengikuti sayembara ini jangan lupa untuk membaca tuntas panduan lomba, karena di situ diterakan dengan jelas apa saja syarat dan ketentuan untuk mengikuti lomba ini. Peserta yang “hanya” sekadar ikut tanpa mengindahkan persyaratan tidak akan kami proses pada tahap penjurian. Panduan lomba dapat dibaca di menu “Panduan Lomba” atau ikuti tautan berikut: Panduan_Lomba.
Sumber: kemdikbud
info lengkap di www.lktikebudayaan.com
Menampilkan Video di Blog
![]() |
| contoh link video pembelajaran di youtube |
Aada sangat banyak video pembelajaran di situs youtube. Bagi rekan-rekan yang ingin menampilkan video youtube di blog dapat menambahkan link video tersebut caranya :
buka situs youtube yang akan di buat linknya. Perhatikan bagaian bawah video ini akan muncul link Bagi (atau Share), klik pada link tersebut sehingga akan muncul beberapa pilihan sharing. Pilih pada bagian Sematkan atau Embed sehingga akan tampil kode html misalnya seperti berikut:
buka situs youtube yang akan di buat linknya. Perhatikan bagaian bawah video ini akan muncul link Bagi (atau Share), klik pada link tersebut sehingga akan muncul beberapa pilihan sharing. Pilih pada bagian Sematkan atau Embed sehingga akan tampil kode html misalnya seperti berikut:
| kode html video youtube |
kopi kode tersebut di blog yang akan kita buat linknya.Salinlah kode HTML di dalam kotak tersebut. Setelah itu beralihlah ke blog
atau forum dan pastekan / sematkan kode HTML tadi ke dalam artikel blog/forum thread (pastikan mode yang digunakan di blog dan forum adalah mode HTML).
Jumlah jam Pelajaran Kurikulum 2013
Mata pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah sesuai kurikulum 2013 menurut permendikbud no. 68 tahun 2013 adalah sebagai berikut :
Kelompok A
Kelompok B
Kelompok A
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Ilmu Pengetahuan Alam
- Ilmu Pengetahuan Sosial
- Bahasa Inggris
Kelompok B
- Seni Budaya
- Pendidikan Jasmani,
- Prakarya






